RSS

sebuah pembelajaran di Shubuh terakhir bulan Ramadhan ini..

30 Sep

Well,, pagi tadi aku kembali mendapat sebuah pembelajaran berharga dalam hidupku yang sederhana ini.. *halah,, ngomong apa to iki?!*

Eh,, dengerin dulu,, serius mode: ON nih.. huehe…

Jadi begini,, tadi pas aku shubuhan di Masjid,, aku ketemu sama orang yang—maaf—cacat mental.. nggak ada percakapan ataupun apa,, tapi yang jelas,, satu hal yang aku rasakan saat itu adalah speechless.. yah,, aku nggak bisa ngomong apa2..

Sewaktu memasuki pintu masjid,, dari belakang aku perhatikan beliau dengan penuh susah payah membawa jaket di tangan kiri,, dan tas di tangan kanannya.. dengan penuh perjuangan pula ia melangkahkan kakinya,, menapaki langkah demi langkah menuju shaf yang masih kosong.. dengan terpincang-pincang,, dan beban yang terasa berat di kedua tangannya yang kaku…

Sejenak kupandangi beliau sambil terus berjalan.. dan beliau memang semakin susah payah berjalan,, seakan2 ingin segera menyudahi perjalanan yang melelahkan itu.. sampai pada akhirnya,, sampai juga ia di shaf yang masih kosong,, dan aku segera memposisikan diri di sampingnya.. ketika beliau takbir,, suasana seperti mendadak senyap seketika.. ada getar di batinku yang membuat mataku mulai terasa basah.. kutunda takbir untuk sekedar menarik nafas dalam dengan mata terpejam,, dan menghelanya.. dan saat itu mataku terasa semakin basah..

Yah,, beliau membuatku merenung tentang arti semangat beribadah.. beliau,, yang menderita cacat mental,, tetap memiliki semangat yang membara untuk beribadah,, menyebut asma Allah.. sedangkan aku,, seorang yang jauh lebih beruntung mempunyai fisik yang lebih sempurna dari beliau,, apakah memiliki semangat yang begitu besar dalam diriku…?

Jawabannya hanya aku yang tau.. akan kuanggap beliau sebagai motivator untuk lebih mengobarkan semangat dalam beribadah,, atau menganggapnya tak lebih dari sekedar “warna” dan pelengkap di dunia ini…?

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada September 30, 2008 in sebuah pembelajaran..., such a simple life

 

Tag: , , ,

3 responses to “sebuah pembelajaran di Shubuh terakhir bulan Ramadhan ini..

  1. m a y a n g

    September 30, 2008 at 2:51 pm

    doh..akirnya tanganku jadi gatel juga buat ngetik koment..pdahal tadi uda bilang gak mau..😀

    sebuah pembelajaran yang bagus..=)
    hmm..mungkin lagi dikasi petunjuk ma Allah tu..biar gak ilang2 lagi semangatnya…

    KIP! : yess,, terima kasih telah meninggalkan komentar…😀 *akhirnya!!* iya ni,, insya allah jadi semangat buat lebih giat beribadah..! amien..🙂

     
  2. ghozan

    Oktober 4, 2008 at 10:59 am

    marilah kita beribadah sesuai dengan keyakinan kita masing-masing dan tumbuhkan selalu semangat untuk beribadah itu bang. hanya itu yang kita miliki nanti ketika berhadapan dengan yang di atas.

    KIP! : iyah,, setubuh..!! tapi emang kadang hidayah itu datengnya gak terduga…🙂

     
  3. hanggaku

    Oktober 7, 2008 at 9:26 pm

    artikel yang menarik… semoga kita termasuk orang2 yang mampu membaca tanda tanda kekuasaanNya… Amin.

    KIP! : amien..🙂

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: