RSS

Lorong Sempit

18 Feb

Mereka yang berkumpul di lorong itu tampak asyik berbincang. Saking banyaknya jumlah mereka, lorong itu menjadi terasa sesak, tidak seperti biasanya. Memang, biasanya lorong ini tergolong lapang untuk sekadar berjalan-jalan.

Ada sekelompok di sini, kelompok lain bergerombol di sana. Aku sebenarnya merasa tertekan. Lorong ini biasanya sangat lancar kulalui, tidak seperti kali ini. Kulihat kelompok-kelompok itu membawa sesuatu, tiket pesawat sepertinya. Sebagaimana kudengar, ternyata pesawat mereka belum datang juga sejak beberapa waktu yang lalu.

Aku mulai tak sabar, kucoba terus mendesak, namun gagal. Lorong ini terlalu sempit untuk kulalui. Tiba-tiba pesawat itu datang, mengangkut sebagian besar kolesterol bebas itu ke jaringan hati. Aku dan teman-temanku menjadi leluasa berlalu di arteri ini.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 18, 2011 in bermain dengan kata-kata

 

Tag: , , ,

2 responses to “Lorong Sempit

  1. sihirhujan

    Februari 18, 2011 at 3:01 pm

    jujur masih bingung biru, ini nyeritain apa. Dari pesawat kok jadi ke arteri dan hati. Hehe..

    KIP! : hehe, itu nyeritain keadaan di dalam pembuluh darah, kang.. Personifikasi dari kolesterol bebas yang menunggu HDL sebagai “pesawat” yang akan membawa mereka ke jaringan hati. hehehe.

     
  2. choirul

    Februari 18, 2011 at 3:12 pm

    keren…..

    KIP! : Makasih, mas..πŸ™‚ *salam kenal

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: