RSS

[fiksi] Cerita Absurd

21 Des

“Kenapa di-delete? Males! Nah, gitu kan. Aku kan juga nggak tau harus gimana”.

“Nyebelin banget sih, mbak!”

“Nah itu dia, kamu aja bisa bilang gitu, apalagi dia!”

“Trus gimana?”

“Ya gitu, yang satu statusnya delete, yang satu ignore!”

“Kok gitu?”

“Entah!”

Kemudian wanita itu pergi begitu saja tanpa berkata apa-apa lagi.

“Emang kenapa, Mbak?” tanyaku.

“Biasa, masalah wanita.”

“Oh.”

Dan pikiranku kembali melayang ke kejadian yang pernah kualami sebulan yang lalu. Ketika itu…

“Kamu kenapa dari tadi diem aja?”

“Eng, nggak papa sih, cuman lagi gak gitu mood aja.”

“Lah, kenapa gitu? Bukannya kemarin kalian baru jadian?”

“Nah, itu dia. Aku juga nggak ngerti kok tiba-tiba bisa jadian sama dia. Berasa aneh aja gitu.”

“Aneh? Maksudnya?”

“Ya, aneh. Gimana ya? Ya gitu deh, aku sendiri juga nggak ngerti.”

“Aneh.”

“Hah, aneh kenapa?”

“Ya, kamunya aneh.”

“Aneh kenapa?”

“Ya aneh aja.”

“Aneh gimana sih?”

“Ya gitu deh.”

Aku tersenyum. Absurd. Ya, memang absurd. Inilah hidupku.

 

Tag: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: